Gak tau kenapa setelah naik gunung di awal tahun 2009 kemarin aku pingin banget mencoba hal- hal yang cenderung mendekati bahaya seperti terjun payung, bungee jumping, Off Road, dan sejenisnya, pasti asyik banget. Tapi ada satu hal yang membuat dan memberikan kepuasan yang lebih dari aksi-aksi yang ekstrim yaitu mendokumentasikan peristiwa- peristiwa ekstrim itu sendiri.
Nah mungkin ada beberapa contoh gambar yang akhirnya menjadi awal dari keinginan mendokumentasikan peristiwa- peristiwa yang diluar kebiasaan. Dalam pendokumentasian pun mau tidak mau orang yang akan mendokumentasikan harus terlibat langsung dengan aksi yang akan diabadikan.
Gambar disamping adalah puncak Gunung Merapi di Jogjakarta, tapi sayangnya pengambilan gambar hanya menggunakan kamera ponsel, mungkin hasilnya tidak terlalu bagus akan tetapi memberikan kepuasan tersendiri.
Memang di aksi yang perta
ma ini hanya menggunakan kamera ponsel semua, tapi semua cukup membuat sensasi yang tidak bisa diungkapkan dengan kata- kata.
ma ini hanya menggunakan kamera ponsel semua, tapi semua cukup membuat sensasi yang tidak bisa diungkapkan dengan kata- kata.
Gambar berikutnya adalah gambar yang cukup bagus walaupun diambil sebelum matahari terbit, yaitu puncak Merbabu yang masih satu gugusan dengan gunung Merapi, terlihat awan-awan masih menyelimuti, sehingga serasa berada di negeri antah berantah, karena kita akan merasa seperti berada dan menginjak awan
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar